Silahkan mendaftarkan putra putri anda pada menu PSB ONLINE

Artikel by: Titik Sariyatun Ulfah, S.Pd

Sering kita ragu keluar rumah pada musim pancaroba seperti saat ini, karena kita takut akan turun hujan. Atau para pedagang kaki tiga yang ingin menggelar dagangannya juga was-was hari tak bersahabat. Untuk itu, marilah kita belajar untuk mengetahui keadaan hari dari melihat awan di langit.

Awan adalah sekumpulan tetesan air (kristal es) di dalam udara di atmosfer yang terjadi karena pengembunan/ pemadatan uap air yang terdapat dalam udara setelah melampaui keadaan jenuh. Kondisi awan dapat berupa cair, gas, dan padat karena dipengaruhi oleh suhu.

 

Awan dibagi menjadi 4, antara lain :

1. Awan Tinggi

Pada kawasan tropis, awan ini terletak di ketinggian 6–18 km.
Awan yang tergolong sebagai awan tinggi adalah :

a. Awan Cirrus ( Ci )

Ciri :

  • Awan ini halus, dan berstruktur seperti serat dan bentuknya mirip bulu burung. Awan ini juga sering tersusun seperti pita yang melengkung di langit, sehingga seakan – akan tampak bertemu pada satu atau dua titik horizon.
  • Awan ini tidak menimbulkan hujan, sehingga sepanjang hari cuaca akan terus terang.
  • Awan ini terdiri dari hablor air yang terjadi disebabkan suhu terlalu dingin pada atmosfer.
  • Awan cirrus ini ditiupkan angin timur yang bergelora. Awan ini berwarna putih dengan pinggiran tidak jelas.

b. Awan Cirro Stratus ( Ci – St )

Ciri :

  • Bentuknya seperti kelambu putih yang halus dan rata menutup seluruh langit sehingga tampak cerah, bisa juga terlihat seperti anyaman yang bentuknya tidak teratur.
  • Awan ini perlu kita waspadai, karena terkadang awan Cirro Stratus bisa berubah menjadi cirro cumulus. Sehingga hari itu bisa saja cerah atau akan turun hujan secara tiba-tiba.
  • Awan ini juga menimbulkan hallo ( lingkaran yang bulat ) yang mengelilingi matahari dan bulan yang biasa terjadi pada musim kering.

c. Awan Cirro Cumulus ( Ci – Cu )

Ciri :

  • Awan ini bentuknya seperti terputus–putus dan penuh dengan kristal–kristal es sehingga bentuknya seperti sekelompok domba dan sering menimbulkan bayangan.
  • Awan ini menandakan hari akan segera turun hujan.

 

2. Awan Menengah

Pada kawasan tropis awan ini terletak pada ketinggian 2 – 8 km.

Yang termasuk dalam awan menengah adalah :

a. Alto Cumulus ( A – Cu )

Ciri:

  • Awan ini kecil–kecil, tapi jumlahnya banyak.
  • Awan alto cumulus berwarna kelabu atau putih dilihat pada waktu senja.
  • Biasanya berbentuk seperti bola yang agak tebal.
  • Awan ini bergerombol dan sering berdekatan sehingga tampak saling bergandengan.
  • Tiap–tiap elemen nampak jelas tersisih antara satu sama lain dengan warna keputihan dan kelabu yang membedakannya dengan Cirro Cumulus.
  • Awan ini menandakan hari akan hujan.

b. Alto Stratus ( A – St )

Ciri:

  • Awan alto stratus berwarna kekelabuan dan meliputi hampir keseluruhan langit.
  • Awan ini menghasilkan hujan apabila cukup tebal. Awan–awan di atas terbentuk pada waktu senja dan malam hari dan menghilang apabila matahari terbit di awal pagi.

 

3. Awan Rendah

Awan ini terletak pada ketinggian kurang dari 3km.
Yang tergolong awan rendah, antara lain :

a. Awan Strato Cumulus ( St – Cu )

Ciri:

  • Awan ini berbentuk seperti bola–bola yang sering menutupi seluruh langit sehingga tampak seperti gelombang. Lapisan awan ini tipis dan tidak menghasilkan hujan.
  • Awan ini berwarna kelabu/ putih yang terjadi pada petang dan senja apabila atmosfer stabil

 

b. Awan Stratus ( St )

Ciri :

  • Awan ini cukup rendah dan sangat luas. Tingginya di bawah 2000 m.
  • Lapisannya melebar seperti kabut dan berlapis.

 

b. Awan Nimbo Stratus ( Ni – St )

Ciri:

      • Bentuknya tidak menentu dengan pinggir compang – camping.
      • Di Indonesia awan ini hanya menimbulkan gerimis.
      • Awan ini berwarna putih kegelapan yang penyebarannya di langit cukup luas.

 

4. Awan Udara Naik

Awan ini terletak antara 500 – 1500 m.
Yang tergolong dalam awan udara naik adalah :

a. Cumulus ( Cu )

Ciri :

  • Merupakan awan tebal dengan puncak yang agak tinggi. Terlihat gumpalan putih atau cahaya kelabu yang terlihat seperti bola kapas mengambang, Awan ini berbentuk garis besar yang tajam dan dasar yang datar.
  • Awan ini menyebabkan hujan.
  • Dasar ketinggian awan ini umumnya 1000m dan lebar 1km.

 

b. Cumulus Nimbus ( Cu – Ni )

Ciri :

  • Berwarna putih / gelap
  • Terletak pada ketinggian kira–kira 1000 kaki dan puncaknya punya ketinggian lebih dari 3500 kaki.
  • Awan ini menimbulkan hujan dengan kilat dan guntur. Awan ini berhubungan erat dengan hujan deras, petir, tornado dan badai.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *