PASURUAN – Perkembangan dunia digital yang sangat pesat menuntut sekolah untuk lebih proaktif dalam memberikan edukasi literasi digital bagi siswa. Menyadari hal tersebut, SD Muhammadiyah 3 Pandaan menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) edukatif bagi siswa-siswi kelas 5 dan 6 di Sam’s Studio Pasuruan, Rabu (29/04).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai bahaya perundungan di dunia maya (cyberbullying) serta cara menyikapinya dengan bijak.

Rombongan berangkat dari sekolah pukul 07.30 WIB dan tiba di lokasi satu jam kemudian. Sebelum memasuki studio, Ketua Rombongan, Siti Lailatul Maulidiyah, S.Si, memberikan pengarahan kepada para siswa di area lobi Sam’s Studio. Beliau menekankan pentingnya mengambil pelajaran moral dari tayangan yang akan disaksikan agar bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tepat pukul 09.00 hingga 11.00 WIB, para siswa tampak antusias namun tetap khidmat menyaksikan alur cerita film yang menggambarkan dampak psikologis dari cyberbullying. Setelah film usai, para siswa memanfaatkan waktu istirahat sejenak untuk menikmati bekal bersama, menciptakan momen kebersamaan yang hangat sebelum kembali ke Pandaan.

Kepala SD Muga Pandaan, Luqman Wahyudi, M.Pd, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum pembentukan karakter siswa.​”Kami ingin siswa SD Muga tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki etika yang baik di ruang digital. Melalui visualisasi film ini, diharapkan anak-anak memiliki empati yang tinggi dan menjadi pelopor anti-bullying di lingkungan mereka,” ujar beliau.

Senada dengan hal tersebut, Pravita Dwi Cahyani, S.Psi, selaku Guru BK SD Muga Pandaan, menekankan sisi psikologis yang menjadi poin utama kegiatan ini.​”Kasus cyberbullying seringkali dimulai dari ketidaktahuan anak bahwa candaan di media sosial bisa melukai perasaan orang lain. Film ini menjadi media yang sangat efektif untuk menunjukkan bahwa jempol mereka bisa membangun atau justru menjatuhkan mental orang lain. Kita ingin mereka belajar cara melindungi diri dan teman-temannya,” jelas Pravita.

Rombongan berangkat pulang pada pukul 11.15 WIB dan tiba kembali di sekolah pada pukul 12.15 WIB dengan selamat. Meskipun perjalanan cukup menguras tenaga, raut wajah para siswa menunjukkan rasa puas dan membawa pulang wawasan baru tentang cara menjadi warga digital yang bertanggung jawab.
​Dengan terlaksananya kegiatan ini, SD Muga Pandaan terus membuktikan komitmennya sebagai sekolah yang ramah anak dan adaptif terhadap tantangan zaman digital.

Oleh: Humas SD Muhammadiyah 3 Pandaan