
PANDAAN – Suasana khidmat sekaligus penuh semangat menyelimuti Masjid Al Jauharah pada Rabu (4/3/2026). Ratusan siswa SD Muhammadiyah 3 Pandaan berkumpul dalam acara istimewa bertajuk “Safari Dakwah Anak Gaza”, sebuah momentum edukasi
aksi kemanusiaan untuk mengenal lebih dekat kondisi saudara Muslim di Palestina menjelang bulan suci Ramadhan.
​Acara dipandu langsung oleh Ust. Rizal Maulana dari Korp Muballigh Muhammadiyah (KMM) Bandung. Dengan gaya penyampaian yang interaktif dan penuh energi, Ust. Rizal berhasil membakar semangat anak-anak sejak awal acara. Beliau juga bertindak sebagai penerjemah bahasa Arab ke Bahasa Indonesia untuk narasumber tamu, seorang remaja asli Gaza bernama Abdurrahman Al-Masry.
​Dalam kesempatan tersebut, Abdurrahman memaparkan tadabbur Surat Al-Isra’ ayat 1 yang erat kaitannya dengan Masjidil Aqsa. Ia menjelaskan bahwa Al-Aqsa adalah amanah dari Allah kepada Nabi Muhammad SAW dan merupakan tempat suci yang pernah menjadi kiblat pertama umat Muslim.

Pesan Mendalam dari Abdurrahman Al-Masry
​Abdurrahman menceritakan kondisi pilu di Gaza, di mana bangunan-bangunan telah hancur total. Namun, di balik lara itu, ia menitipkan pesan kuat bagi seluruh warga sekolah:”Bagaimana kepedulian kalian sebagai umat Muslim terhadap saudara-saudara di Gaza? Al-Qur’an telah menegaskan bahwa sesama Muslim adalah bersaudara. Kita harus saling tolong-menolong, terlebih di bulan Ramadhan ini, bulan yang sangat mulia karena peristiwa Nuzulul Qur’an,” tutur Abdurrahman.
Kejutan Fasih Berbahasa Indonesia
​Momen yang membuat seisi masjid berdecak kagum adalah saat sesi tanya jawab. Abdurrahman secara mengejutkan mulai menjawab pertanyaan menggunakan Bahasa Indonesia yang sangat fasih.
​Rasa penasaran hadirin terjawab setelah diketahui bahwa Abdurrahman ternyata sudah menetap di Indonesia selama enam tahun. Masa tinggal yang cukup lama tersebut membuatnya mampu berkomunikasi dengan lancar tanpa lagi memerlukan penerjemah.
​Apresiasi dan Prestasi Siswa
​Keriuhan positif terjadi saat sesi kuis berlangsung. Siswa yang mampu menjawab pertanyaan seputar materi dakwah—seperti surat yang dibahas selain Al-Isra’ dan sejarah Nabi yang menerima mandat Masjidil Aqsa—mendapatkan berbagai hadiah menarik, mulai dari syal, kalender Palestina, hingga Al-Qur’an.

​Salah satu siswa kelas 5 bernama Daffa menjadi sorotan setelah berhasil menjawab tantangan pertanyaan dari tim. Dengan senyum semringah, Daffa berhak mendapatkan hadiah utama berupa Voucher Umrah senilai Rp 1.500.000 yang didukung oleh DQ Tour & Travel Haji dan Umroh.
Kepala SD Muhammadiyah 3 Pandaan, Ust. Luqman Wahyudi, M.Pd mengungkapkan rasa bangganya atas terselenggaranya acara ini. Beliau berharap nilai-nilai kepedulian tidak berhenti setelah acara selesai.
​”Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Abdurrahman Al-Masry dan Tim KMM Bandung. Kehadiran mereka memberikan pengalaman spiritual nyata bagi siswa. Harapannya, anak-anak kita tidak hanya cerdas secara akademik, tapi memiliki empati tinggi terhadap penderitaan saudara seagama di belahan dunia lain. Ini adalah wujud nyata dakwah amar ma’ruf nahi munkar sejak dini,” tegasnya.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama antara para siswa, ustadz, ustadzah, Abdurrahman Al-Masry serta tim Safari Dakwah sebagai simbol persaudaraan tanpa batas wilayah.
Oleh: Humas SD Muhammadiyah 3 Pandaan
