PANDAAN – Sabtu, 14 Maret 2026 menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar SD Muhammadiyah 3 Pandaan. Bertempat di aula sekolah, seluruh jajaran Dewan Guru, Staf Tata Usaha (TU), hingga karyawan berkumpul dalam agenda Buka Puasa Bersama. Kegiatan ini tidak hanya sekadar makan bersama, namun menjadi ajang penguatan spiritual dan pemantapan visi kekeluargaan.

Acara dimulai pada sore hari yang dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Mahfudi, S.Pd. Lantunan suara merdu beliau membawakan ayat-ayat Allah menyita perhatian seluruh hadirin, menciptakan suasana yang menyelimuti ruangan.

​Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 3 Pandaan, Ustadz Luqman Wahyudi, M.Pd., menyampaikan pesan dan kesan yang mendalam. Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah institusi pendidikan bermula dari harmoni hubungan antar-personelnya. “Kebersamaan ini adalah energi kita untuk terus menebar manfaat bagi siswa dan masyarakat,” ungkap beliau.

Memasuki acara inti, Ustadz Sugianto, S.Pd. menyampaikan kajian singkat yang sangat relevan mengenai kehidupan berkeluarga dalam Islam. Beliau mengupas lima poin utama yang menjadi bekal bagi para guru dan staf:

​1. Menikah sebagai Identitas Muslim
Beliau mengingatkan bahwa pernikahan adalah sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda:
​النِّكَاحُ مِنْ سُنَّتِي فَمَنْ لَمْ يَعْمَلْ بِسُنَّتِي فَلَيْسَ مِنِّي
“Pernikahan adalah sunnahku, barangsiapa yang tidak mengamalkan sunnahku, maka ia bukan bagian dariku.” (HR. Ibnu Majah).

​2. Istighfar sebagai Kunci Kelimpahan
Untuk mendapatkan keturunan, “ladang” yang subur, dan keberkahan harta, Ustadz Sugianto mengajak jamaah memperbanyak istighfar. Beliau merujuk pada QS. Nuh ayat 10-12 yang berbunyi:
​فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا . يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا . وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا
“Mohonlah ampun kepada Tuhanmu… niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, serta mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu.”

​3. Prioritas dalam Memilih Pasangan.
Ustadz Sugianto menekankan agar tidak asal dalam memilih pasangan hidup. Agama harus menjadi kompas utama:
​«تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لِأَرْبَعٍ: لِمَالِهَا، وَلِحَسَبِهَا، وَلِجَمَالِهَا، وَلِدِينِهَا، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ»
“Wanita itu dinikahi karena empat perkara: hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah yang memiliki agama, niscaya engkau beruntung.” (HR. Bukhari & Muslim).

​4. Orientasi Generasi Shalih.
Beliau menegaskan bahwa tujuan pernikahan jauh melampaui kebutuhan biologis semata, melainkan tugas mulia menyiapkan generasi yang shalih sebagai investasi akhirat.

​5. Harmoni Raja dan Ratu di Rumah Tangga.
Dalam rumah tangga, istri adalah seorang ratu dan suami adalah rajanya. Namun, seorang raja harus menjadi teladan terbaik. Beliau mengutip hadits tentang Rasulullah:
​كَانَ يَكُونُ فِي مِهْنَةِ أَهْلِهِ – تَعْنِي خِدْمَةَ أَهْلِهِ – فَإِذَا حَضَرَتِ الصَّلاَةُ خَرَجَ إِلَى الصَّلاَةِ
“Beliau (Nabi) biasa membantu pekerjaan istrinya, dan jika waktu shalat tiba, beliau berdiri untuk shalat.” (HR. Bukhari).

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang berlangsung khusyuk, memohon agar seluruh keluarga besar SD Muhammadiyah 3 Pandaan selalu dalam lindungan Allah SWT. Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan Buka Puasa Bersama saat adzan maghrib berkumandang. Kebersamaan ini diharapkan dapat meningkatkan etos kerja dan ukhuwah islamiyah di lingkungan sekolah.

Oleh: Humas SD Muhammadiyah 3 Pandaan